Jumat, 16 November 2018

Link Live Streaming Peresmian IAIN Parepare & IAIN Bone

Saksikan live streaming peresmian IAIN Parepare dan IAIN Bone.
https://tv.iainpare.ac.id (klik langsung)

Peresmian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dan IAIN Bone akan dilaksanakan di Auditorium IAIN Parepare pada Senin, 19 November 2018.

Dua institut tersebut akan diresmikan secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin.

Selain dihadiri Menteri, peresmian tersebut juga akan hadiri oleh Dirjen Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Islam (Diktis), pejabat-pejabat yang ada di lingkup daerah seperti Wali kota Parepare, Bupati Bone dan beberapa kepala-kepala dinas serta Rektor  PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri) se-Indonesia.

Kamis, 15 November 2018

Wakili Majene, Anggota Perkemi Dojo IAIN Parepare Raih Medali Emas

IAIN Parepare--- Khusnul Khatimah salah satu anggota PERKEMI Dojo IAIN Parepare yang mewakili Kabupaten Majene dalam Pekan Olaraga Provinsi (PORPROV)  III Sulawesi Barat, berhasil meraih medali emas.

Khusnul merupakan salah satu dari 59 atlet yang bertanding dalam cabang olaraga Kempo.

“Alhamdulillah bersyukur sekali, tidak sia-sia usaha saya selama ini. Awalnya ragu karena yang saya lawan atlet berpengalaman. Tapi karena  orangtua yang meyakinkan, yah akhirnya saya yakin bisa menang,” ungkapnya saat diwawancarai via whatsapp (15/11).

Kegiatan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Sulawesi Barat berlangsung mulai 12 s/d 19 November  2018 yang dilaksanakan di gedung Assamalewuang Majene.

Dikutip dari laman resmi Humas kabupaten Majene, Bupati Majene Fahmi Massiara mengatakan, sebagai tuan rumah dan panitia pelaksana berusaha untuk menjamin kualitas setiap pertandingan, peralatan pertandingan sesuai standar. "Untuk transportasi kami sediakan 7 bus dan 31 mini bus untuk menjamin, ada juga posko kesehatan, keamanan dengan melibatkan 250 personil dari Polri, TNI, Satpol PP dan Dinas Perhubungan,” terangnya.

Sementara Gubernur Sulawesi Barat  Alibaal Masdar yang membuka PORPOV Sulbar III mengapresiasi Kabupaten Majene selaku tuan rumah. "Ini adalah momentum untuk pencarian bibit unggul di bidang olaharaga semoga, kita banyak atlet Sulbar yang bisa berbicara banyak di even nasional,” terangnya dalam laman resmi Humas kabupaten Majene (12/11).

H-4 Menteri Agama RI akan Resmikan IAIN Parepare dan IAIN Bone

IAIN Parepare--- Menjelang H-4 peresmian Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare dan IAIN Bone yang akan dilaksanakan di Auditorium IAIN Parepare pada Senin mendatang, 19 November 2018.

Peresmian dua institut tersebut akan diresmikan secara langsung oleh Menteri Agama Republik Indonesia, Lukman Hakim Saefuddin.

Selain dihadiri Menteri, peresmian tersebut juga akan hadiri oleh Dirjen Pendidikan Islam, Direktur Pendidikan Islam (Diktis), pejabat-pejabat yang ada di lingkup daerah seperti Wali kota Parepare, Bupati Bone dan beberapa kepala-kepala dinas dan juga akan dihadiri Rektor se-Indonesia.

Ketua panitia, Dr. H. Muhammad Saleh mengungkapkan persiapan sudah di atas 80%. Selain itu, agenda peresmian dua institut tersebut juga dirangkaikan dengan seminar Nasional.



“Setelah kita konfirmasi, agenda tunggal Menteri adalah meresmikan IAIN Parepare dan IAIN Bone. Namun dalam peresmian ini pula kita laksanakan seminar nasional berkaitan bagaimana mengembangkan IAIN Parepare sesuai dengan visi yang telah dibangun untuk mengembang kajian Islam dan akulturasi budaya berbasis teknologi informasi,” jelasnya Ketua panitia, Muhammad Saleh saat ditemui di Auditorium sedang memantau persiapan kegiatan (14/11).



 

 

Sumber : Foto Menteri Agama RI hasil karya (Daniel)
Sapa Masyarakat Indonesia di Brunei, Menag Berpesan tentang Moderasi Beragama

Rabu, 14 November 2018

Kembangkan Kapasitas Auditor, LPM IAIN Parepare Gelar FGD

IAIN Parepare---Dalam rangka peningkatan kualitas Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare, Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) IAIN Parepare melaksanakan Focus Group Discussion (FGD) pengembangan kapasitas auditor (14/11).

Kegiatan dibuka langsung oleh Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan di ruang seminar Pascasarjana IAIN Parepare.

FGD tersebut dilaksanakan guna menghadapi Instrumen Akreditasi Program Studi (IAPS) 9 kriteria. Dikutip dari laman resmi BAN-PT (Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi), 9 kriteria yang dimaksud di antaranya:

  1. Visi, Misi, Tujuan dan Strategi

  2. Tata Pamong, Tata Kelola dan Kerjasama

  3. Mahasiswa

  4. Sumber Daya Manusia

  5. Keuangan, Sarana dan Prasarana

  6. Pendidikan

  7. Penelitian

  8. Pengabdian kepada Masyarakat

  9. Luaran dan Capaian Tridharma


BAN-PT mengembangkan Akreditasi Program Studi (IAPS) versi 2018, yang secara singkat ditulis IAPS 4,0 artinya IAPS 1,0 tahun 1996, IAPS 2,0 tahun 2000, IAPS 3,0 tahun 2008 dan IAPS 4,0 tahun 2018.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala LPM IAIN Parepare, Dr. Firman mengungkapkan peningkatan mutu diharapkan berkelanjutan dan menjadi budaya.

“Bagaimana program studi yang di IAIN Parepare bisa kita kawal untuk peningkatan mutu. Memang diharapkan bahwa peningkatan mutu itu diusahakan secara berkelanjutan dan menjadi budaya, bukan sekedar sewaktu-waktu saja,” jelasnya.

[caption id="attachment_9169" align="alignnone" width="300"] Foto: Sisi kanan Dr. Ahmad Sultra Rustan (Rektor IAIN Parepare) dan sisi kiri Dr. Firman (Plt. Kepala LPM IAIN Parepare).[/caption]

Sementara Rektor IAIN Parepare, Dr. Ahmad Sultra Rustan melihat bahwa kini masyarakat menjadikan akreditasi sebagai barometer (tolak ukur) untuk melihat kemajuan dari suatu lembaga.

“Tahun 2019, 50% dari 27 Program studi yang ada di kampus kita wajib mendapatkan akreditasi A, itu mimpi saya. 2020 kita akan segera urus AIPT (Akreditasi Institusi Perguruan Tinggi) kita untuk juga bisa mendapatkan akreditasi A”, ucapnya sebelum membuka kegiatan.

4 Pilar Kebangsaan Jadi Tema Studium Generale Prodi Hukum Tata Negara

IAIN Parepare--- Program studi Hukum Tata Negara jurusan Syariah dan Ekonomi Islam menggelar studium generale di Aula IAIN Parepare (14/11).

Hadir pakar hukum tata Negara, Prof. Dr. H. Lauddin Marsuni, SH., MH, dengan mengangkat tema Reaktualisasi Nilai 4 Pilar Kebangsaan di Tahun Politik menyonsong Pilpres (Pemilihan Presiden) 2019.

Prof. Lauddin melihat masih rendahnya kualitas politik di Indonesia. Hal ini disebabkan karena kurangnya pemahaman masyarakat tentang 4 pilar Negara.

“Pendidikan politik kita rendah maka pemahaman tentang 4 pilar juga rendah. Karena pemahaman rendah maka kualitas berpolitik juga rendah,” ucapnya.



Lebih lanjut ia menjelaskan 4 pilar yang dimaksud di antaranya Pancasila, Undang Undang Dasar (UUD) Republik Indonesia tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhineka tunggal ika.

“4 pilar tersebut sangat ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia. Gimana caranya, lakukan dan tingkatkan, sosialisasikan melalui pendidikan politik,” tambah Prof. Lauddin.

Selain itu, Ketua panitia Badruzzaman melihat adanya ketidakjujuran, interaksi politik yang tidak sehat menjelang Pilpres dalam bentuk maraknya berita hoax.



Bagaimana mereaktualisasikan nilai 4 pilar kebangsaan dalam tahun politik ini menghadapi Pilpres 2019 dalam artian perilaku-perilaku politik para Timses (tim sukses) Jokowi dan timses Prabowo terhadap calon konstetuennya itu sangat gobrok termasuk menyebarkan berita hoax,” ujarnya.

Kegiatan yang dibuka langsung oleh Pelaksana tugas (Plt) Wakil Rektor II, Dr. H. Sudirman yang didampingi oleh Ketua Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Budiman dan Penanggung jawab Prodi Hukum Tata Negara, Rusdaya.



“Kegiatan ini sangat penting guna penguatan Prodi hukum tata Negara khususnya mahasiswa. Kami sengaja datangkan ahli atau pakar hukum tata Negara dan Alhamdulillah pada hari ini sempat hadir,” ungkap Rusdaya, Penanggungjawab Prodi Hukum Tata Negara, IAIN Parepare.

Minggu, 11 November 2018

Kontingen IAIN Parepare Masuk Posisi 5 Besar Poros Intim 2018

IAIN Parepare--- Pasca pelepasan kontingen IAIN Parepare pada Jum’at (02/11)  dalam rangka mengikuti  Pekan Olaraga, Riset dan Ornamen Seni Perguruan Tinggi Islam Negeri Indonesia se-Indonesia Timur (Poros Intim) yang digelar oleh Universitas Islam Negeri (UIN) Alauddin Makassar.

Setelah berlangsung sepekan lamanya, akhirnya kegiatan tersebut ditutup usai  pelaksanaan  gerak jalan santai yang turut dirangkaikan Milad ke 53 UIN Alauddin Makassar, Ahad (11/11).



IAIN Parepare yang turut berpastisipasi dalam kegiatan tersebut berhasil masuk dalam posisi 5 besar dengan perolehan 3 mendali emas, 2 perak dan  4 perunggu.



Sunandar, koordinator akademik IAIN Parepare mengungkapkan kesyukurannya dalam sebuah postingan pada group facebook IAIN Parepare.

“Alhamdulillah raihan juara dan medali yang sudah diraih tim IAIN Parepare dalam Poros Intim di UIN Alauddin Makassar, catur tunggal putra dan putri 2 medali (emas dan perak), pop solo 1 medali emas, bulutangkis ganda putri 1 medali (emas), tennis meja individu putri 1 medali (perunggu), tenis meja ganda putri 1 medali (perak), takrow 1 medali (perunggu) dan tahfidz 10 juz wanita 1 medali perunggu”, posted Sunandar.



Salah satu mahasiswa yang turut ikut dalam kontingen IAIN Parepare, Yulia Octavia juga mengungkapkan kesyukurannya atas pencapaian tersebut. “Pastinya bahagia dan bersyukur bisa juara dan tidak sia-sia latihan selama ini karena hasil yang didapatkan,” ucapnya saat diwawancarai via whatsapp usai berhasil meraih medali emas dalam bulutangkis ganda putri.

Jumat, 02 November 2018

Wakil Rektor II Harap Kontingen IAIN Parepare Tunjukkan Sportivitas

IAIN Parepare--- Rektor Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare yang diwakili oleh Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan Dr. Sudirman L, melepas secara resmi  kontingen IAIN Parepare di ruang seminar Pascasarjana IAIN Parepare, Jum’at (02/11).



Pelepasan kontingen tersebut dilakukan dalam rangka partisipasi IAIN Parepare  pada kegiatan Pekan Olaraga (POR) UIN Alauddin Makassar .

Wakil Rektor III bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama sekaligus Ketua kontingen IAIN Parepare, Dr. Abu Bakar Djuddah mengungkapkan sebanyak 47 orang yang akan berangkat ke lokasi kegiatan, terdiri dari 43 peserta lomba dan 4 orang official.

“Insyaa Allah kita akan berangkat hari Ahad sore, setelah salat ashar tanggal 04 November sedangkan pertandingannya dibuka tanggal 05 November oleh bapak Dirjen Pendidikan Tinggi dan lombanya berlangsung sampai Ahad tanggal 11 November ,” jelasnya.

Dikutip dari washilah.com, kegiatan POR UIN Alauddin Makassar menjadi ajang seleksi Pekan Olaraga dan Seni se-Indonesia Timur (POROS INTIM) dan Pekan Olaraga Seni dan Riset (PIONIR) 2019 di Malang.

Dr. Sudirman L selaku Wakil Rektor II IAIN Parepare berpesan agar kontingen IAIN Parepare dapat menunjukkan sportivitas dalam bertanding.

“Kontingen ini harus menunjukkan sportivitas dan kesungguhan dalam bertanding. Jangan hanya sekedar hadir untuk menunjukkan IAIN Parepare dalam berpartisipasi tetapi prestasi juga. Kita harapkan semangat itu harus dijunjung tinggi,” ucapnya.

[caption id="attachment_9147" align="alignnone" width="300"] Foto: Dr. H. Sudirman L, M.H (Wakil Rektor II bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan, IAIN Parepare)[/caption]

Lebih lanjut Sudirman juga berharap agar para peserta dalam kontingen IAIN Parepare tetap menunjukkan loyalitas terhadap lembaga khususnya dalam kode etik dan tetap menunjukkan tag line IAIN Parepare Malebbi Warekkadanna, Makkeade Ampena (Santun dalam bertutur, sopan dalam bertindak).