Rabu, 06 Desember 2017

SYARIAH AWARD JURUSAN SYARIAH DAN EKONOMI ISLAM 2017

STAIN PAREPARE-- Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam  kembali gelar Syariah Award keempat  dengan tema smart, kompetitif dan berbudaya yang bertempat di Gedung Aula Serba Guna STAIN Parepare Selasa 5 s/d 10 November 2017. Kegiatan tahunan ini dilaksanakn untuk mengasah kemampuan mahasiswa jurusan syariah dan ekonomi islam dan untuk melihat mahasiswa yang smart di bidang akademisi dan bakat. Jumlah pendaftar yang akan mengikuti Syariah Award 2017 sebanyak 95 orang dari semua jenis lomba, baik dari individu maupun kelompok.



Ketua panitia Dr. Muhammad Kamal Zubair, M. Pd., mengatakan bahwa kegiatan syariah award setiap tahunya selalu bervariasi dari jenis lomba dan tahun ini terdapat 8 jenis lomba dan 2 bentuk penghargaan diantarnya syariah berbakat, debat ilmiah, kuliner budaya, syariah lawyers club, artikel ilmiah, photography, frame word, futsal dan 2 dalam bentuk penghargaan yaitu mahasiswa inspiratif dan dosen terfavorit. Ketua Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam Budiman M.HI berharap dalam lomba tersebut menghasilkan mahasiswa yang lebih kreatif dan smart  berahlak yang bisa bersaing di tingkat nasional dan internasional.



Ketua Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare Dr. Ahmad Sultra Rustan, M.Si dalam sambutannya mengatakan bahwa kegiatan syariah award 2017  sangat smart, disamping panggungnya yang unik dan menarik serta lomba yang dilaksankan sangat bervariasi. ungkapnya.

Workshop Dosen

STAIN Parepare--- Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare melaksanakan workshop dosen dengan mengangkat tema mewujudkan ASN yang profesional dan berkarakter luhur (06/12). Workshop yang berlangsung di ruang seminar Pasca Sarjana STAIN Parepare ini diikuti oleh segenap dosen tetap non PNS yang baru-baru ini diterima di STAIN Parepare.



Workshop ini akan berlangsung selama dua hari mulai tanggal 06 s/d 07 Desember 2017. Menurut Budiman selaku ketua panitia kegiatan workshop ini diperuntukkan bagi dosen-dosen baru. Berbagai macam materi akan diberikan kepada peserta workshop mulai dari materi E-Learning, metode pembelajaran, regulasi STAIN Parepare, peraturan akademik serta kode etik STAIN Parepare.

“Peserta merupakan dosen non PNS yang dalam undang-undang disebut P3K “, tambahnya.



P3K atau PPPK merupakan pegawai ASN (Aparatur Sipil Negara) yang diangkat sebagai pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja oleh Pejabat Pembina Kepegawaian sesuai dengan kebutuhan Instansi Pemerintah dan ketentuan undang-undang.

Selasa, 05 Desember 2017

Penerimaan SK Kenaikan Pangkat

 

Parepare_Selasa/05 Desember 2017 Ketua STAIN Parepare memberikan langsung SK Kenaikan Pangkat sebanyak 7 orang diantaranya 4 Tenaga Administrasi dan 3 Tenaga Pendidik/Dosen di Ruang Senat. Adapun nama penerima SK Kenaikan Pangkat yakni Abdullah Hamid, SE., Akmal Ibrahim, S.Kom., Anwar, S. Ag., Hamid, S.Ag.,M.Pd, Dr. Buhaerah, M.Pd., Rustan Efendy., M.Pd.I., dan Drs. Amzah., M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan apresiasi bagi para penerima SK dari negara yang merupakan sebuah hasil dari kinerja yang telah mereka abdikan selama ini. Adapun harapan Ketua STAIN Parepare yakni agar para penerima SK saat ini bukan hanya meningkatkan kedisiplinan pada jam kerja namun harus lebih berusaha juga meningkatkan kinerja mulai saat ini dan tentunya harus lebih bertanggung jawa pada pekerjaan masing-masing. bukan hanya itu, Ahmad S Rustan menambahkan bahwa setiap tenaga administrasi dan tenaga pendidik/Dosen harus menegakkan kode etik yang berlaku pada lembaga kita dan juga kita harus cerdas dalam berkomunikasi di Media Sosial agar terjadi situasi kampus yang sehat tanpa ada ketersinggungan satu sama lain dengan mengedepankan dialog pada lembaga kita.

Senin, 04 Desember 2017

LIBAM Gelar Kompetisi Bahasa Arab

STAIN Parepare--- Lintasan Bahasa Mahasiswa (LIBAM) khususnya koordinator devisi pengembangan Bahasa Arab,  Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar kompetisi bahasa Arab. Kegiatan yang dimulai tanggal 2 s/d 3 Desember berlangsung di dua tempat yakni Laboratorium dan Movie Room STAIN Parepare.

    

Kompetisi Bahasa Arab ini dilakukan sebagai hasil (output) dari pelaksanaan kegiatan perkampungan bahasa Arab yang telah dilaksanakan sebelumnya. Tidak hanya itu, kegiatan yang pesertanya merupakan siswa SMP (Sekolah Menengah Pertama) dan MTS (Madrasah Tsanawiyah) sederajat se-ajatappareng ini dilaksanakan guna mengasah kemampuan dan keterampilan para siswa. Mashurah  ketua koordinator devisi pengembangan bahasa Arab LIBAM STAIN Parepare mengatakan konsep kegiatan mengaitkan tentang kemaulidan sebagai bentuk perayaan serta semarak hari kelahiran nabi Muhammad SAW. Hal ini terbukti dari tema yang diangkat yaitu refleksi keteladanan Rasulullah SAW dalam bingkai kompetisi dan bahasa. "Semoga pelaksanaan kegiatan ini dapat dilaksanakan pada tahun depan dan tentunya kualitas dan kuantitas peserta yang lebih baik ke depannya", harapnya.



Foto. MS

 

 

Dialog Rombel Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam

STAIN PAREPARE -- Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Syariah dan Ekonomi Islam STAIN Parepare laksanakan dialog rombel sesyariah Kamis 30 November 2017 bertempat di gedung Aula Serba Guna STAIN Parepare. Kegiatan ini dihadiri oleh semua ketua rombel dan pihak jurusan Syariah dan Ekonomi Islam guna untuk mendiskusikan kekurangan-kekurangan selama ini di Jurusan Syariah dan Ekonomi Islam.

Arafah ketua jurusan syariah dan ekonomi islam berharap dalam pertemuan tersebut menjadi ajang silaturahim sesama ketua rombel dengan pihak jurusan dan menghasilkan suatu rencana-rencana yang lebih kreatif kedepan.



Dalam dialognya Budiman M.HI selaku ketua jurusan syariah dan ekonomi islam berharap semua ketua rombel menjadi jembatan komunikasi antara mahasiswa dengan dosen, jika ada masalah yang terjadi di lapangan silahkan di sampaikan ke pihak jurasan agar tidak menjadi masalah yang lebih besar, dan saya berharap  ketua rombel menjadi kabel komunikasi dalam menjalankan tugasnya karena jurusan itu ibarat rumah tangga yang memiliki tujuan untuk mencerdaskan anak-anaknya  dan mari bekerja sesuai dengan tanggung jawab dan profesi yang dimiliki agar menghasilakan kinerja yang lebih baik dan smart. ungkapnya.

 



 

 

Sabtu, 02 Desember 2017

Workshop Audit Mutu Akademik Internal STAIN Parepare

STAIN Parepare--- Pusat Penjaminan Mutu (P2M) Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Parepare menggelar workshop Audit Mutu Akademik Internal. Workshop yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh wakil ketua I, II, dan III, kepala unit, ketua-ketua jurusan serta perwakilan dari penanggungjawab prodi serta auditor yang telah di beri SK (Surat Keputusan) oleh ketua STAIN Parepare.

[caption id="attachment_6397" align="alignleft" width="300"] Para Auditor yang terpilih untuk kegiatan Audit Mutu Akademik Internal STAIN Parepare[/caption]

Workshop ini dilakukan guna mempersiapkan audit mutu akademik internal STAIN Parepare khususnya dalam rangka peralihan menjadi IAIN (Institut Agama Islam Negeri). “Kalau kita akan beralih ke IAIN  itu akan menjadi besar tanggungjawabnya karena yang menjadi ukuran akreditasi adalah prodi. Sementara prodi kita masih banyak yang baru. Ini hal yang sangat penting, jangan sampai kita terlena “, ungkap Dr. Firman, M. Pd, kepala P2M STAIN Parepare.  Ia juga mengajak segenap komponen STAIN Parepare ikut terlibat dan berharap agar system penjaminan mutu menjadi budaya. “Kita bersama-sama memikirkan bagaimana lembaga kita ini tetap maju dan tidak menutup kemungkinan setelah menjadi IAIN akan menjadi UIN juga, Insyaa Allah”, tambahnya.

Workshop yang berlangsung di salah satu hotel kota Parepare ini mengundang narasumber dari Institut Pertanian Bandung yaitu Dr. Wonny Ahmad Riduan, SE, MM selaku Kepala Kantor Audit Internal IPB. Dimana IPB masuk dalam 5 besar perguruan tinggi terbaik se-Indonesia. Adapun beberapa materi yang akan disampaikan oleh narasumber tekait tentang bagaimana melakukan audit internal agar proses penjaminan mutu STAIN parepare menjadi lebih baik, ”Jadi ada beberapa materi, pertama bagaimana menyusun dokumen-dokumen evaluasi dan kedua bagaimana menghadapi akreditasi”, ungkap Wonny Ahmad Riduan saat ditemui di lokasi acara.

Workshop yang dibuka langsung oleh Drs. Muhammad Djunaedi, M. Ag  selaku Wakil ketua I bidang Akademik dan  Kelembagaan mengatakan pentingnya workshop ini untuk mempersiapkan calon-calon auditor atau auditor yang telah terpilih dalam peraturan audit sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan. “Ini harus dilakukan secara terus menerus agar lembaga kita bisa menjadi lembaga yang berkualitas kedepannya”, ungkapnya sebelum membuka workshop

.

Workshop 4 Pilar Calon Guru PAI

STAIN Parepare--- Himpunan mahasiswa (Hima) Program Studi (Prodi)  Pendidikan Agama Islam (PAI) jurusan Tarbiyah dan Adab STAIN Parepare melaksanakan Workshop 4 Pilar Calon Guru PAI. Dengan diikuti sebanyak 165 peserta yang merupakan mahasiswa semester 3 dan 5 prodi PAI. Sugisman ketua panitia mengatakan kegiatan ini dilakukan karena masih adanya kekurangan-kekurangan mahasiswa pada 4 pilar dalam  Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) sebelumya sehingga perlu melaksanakan workshop ini agar mahasiswa berikutnya dapat lebih baik lagi. “Kami laksanakan kegiatan pelatihan seperti ini, supaya adik-adik calon PPL 2017-2018 mengaplikasikan  di lapangan”, ungkapnya.



Sementara ketua jurusan Tarbiyah dan Adab, Bahtiar, M. Ag mengapresiasi workshop ini, “Saya memberikan apresiasi pada program studi Pendidikan Agama Islam ini mulai kepada penanggungjawab prodi sampai pengurus Hima Prodi atas kerja kerasnya.  Ia juga melihat bahwa workshop ini merupakan workshop terbesar dan tidak lupa memberikan saran dan kritik yang bersifat membangun kepada mahasiswa baik itu kepada panitia workshop maupun kepada peserta.

Workshop yang berlangsung selama tiga hari mulai tanggal 1 s/d 3 Desember 2017 di Aula Serbaguna STAIN Parepare.  Workshop dibuka langsung oleh Drs. Muhammad Djunaedi, M. Ag  selaku wakil I bidang Akademik dan Kelembagaan, mengajak agar para peserta memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. “Yang kita peroleh dalam bangku kuliah itu sudah tentu terbatas, maka kita harus mencari yang lain sebagai tambahan memperkaya keilmuan kita”, ungkapnya sebelum membuka workshop. Ia juga  sekilas menjelaskan 4 pilar calon guru  diantaranya pedagogic, kepribadian, sosial dan profesional.